Selasa, 19 Mei 2015

samuel wattimena

Tren busana muslim terus berkembang mengikuti kemajuan zaman dan teknologi. Jika biasanya pakaian muslim pria berupa atasan polos dengan bordir di bagian tertentu, tidak dengan keseluruhan koleksi dari salah satu desainer kondang Indonesia, Samuel Wattimena.

Desainer yang akrab disapa Sam itu menyuguhkan 48 koleksi busana pria yang didesain dari berbagai kain daerah Indonesia, seperti Maluku, Bali, Palembang, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Perpaduan berbagai motif kain daerah dengan gaya eklektik menjadi ciri khas koleksi pria yang mengawali kariernya sejak 1979 itu.

Dalam ajang Jakarta Islamic Fashion Week (JIFW) 2013, Sam menampilkan koleksinya dengan tema 'Faith, Hope, & Love'. Tema tersebut terinspirasi dari kain khas Indonesia. "Inspirasi utama kain-kain traditional indonesia, potongan yang kita kenal puluhan tahun lalu, pattern-pattern dasar dari kain tradisonal Indonesia," ujar Sam sesaat sebelum fashion show di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2013).

Pagelaran dibuka dengan potongan gamis pria serta atasan lengan panjang yang polos dan satu warna, seperti abu-abu atau putih. Kemudian disusul dengan atasan yang berhias bordir sederhana pada bagian dada. Ada juga tambahan celana flanel dari bahan sarung berwarna merah maroon. Tidak hanya itu, Sam juga menampilkan kemeja pendek serta atasan dari kain tie dye Palembang bernuansa orange dan ungu.

Potongan kerah V-neck dan shanghai juga mendominasi koleksinya. Berbagai motif tribal menghiasi pagelaran desainer sekaligus seniman ini. Ada pula beberapa atasan dari kain tenun Rangrang Bali yang membuat pemakainnya semakin terlihat elegan.

Fashion show kemudian ditutup dengan outer serta rompi berwarna kuat. Secara keseluruhan, koleksi Sam memiliki warna-warna kuat cenderung gelap. Dinamis dan maskulin merupakan dua kata yang mewakili rancangannya malam ini.

Desainer yang masih aktif membina dan melatih para pengrajin Indonesia itu menyelesaikan 48 koleksinya hanya dalam waktu satu bulan. Sam mengaku tidak mempunyai kesulitan yang berarti, hanya ia merasa masih kurang cuma menyuguhkan 48 busana rancangannya tahun ini. Untuk mewujudkan mimpinya berkarya lebih banyak lagi, Sam berencana akan mengadakan show tunggal pada 2014 mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar